TADULAKO.ID, Palu – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palu terus menunjukkan dampak positif di lingkungan sekolah. Pada pelaksanaan hari Senin, MTs Muhammadiyah Palu merasakan langsung manfaat program tersebut.
Sekolah yang berlokasi di Jalan Letjend Suprapto, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur ini mencatat peningkatan semangat belajar dan kehadiran siswa sejak program MBG berjalan.
Kepala Madrasah MTs Muhammadiyah Palu, Hj. Mizan S.Pd., M.M., menyatakan bahwa pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia menilai MBG mampu mendorong siswa lebih aktif dan disiplin hadir di sekolah.
“Alhamdulillah, kami sangat merespons pelaksanaan MBG. Program ini membuat anak-anak lebih semangat dan rutin hadir di sekolah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa program ini memberikan manfaat langsung, khususnya bagi siswa yang memiliki keterbatasan uang jajan. Dengan adanya MBG, siswa dapat menghemat pengeluaran harian mereka.
“Anak-anak jadi lebih hemat. Bahkan yang sebelumnya tidak membawa uang jajan menunjukkan respons yang sangat baik dan semakin semangat belajar,” jelasnya.
Pada pelaksanaan hari Senin, beberapa siswa yang tidak membawa uang jajan merasa sangat terbantu karena tetap mendapatkan makanan dari program MBG.
“Anak-anak yang tidak membawa uang jajan kemarin terlihat sangat senang karena tetap bisa makan dari program ini,” tambahnya.
Terkait menu, pihak sekolah menerima sejumlah masukan dari siswa, terutama terkait porsi nasi yang dirasa masih kurang. Namun, pihak sekolah terus memberikan pemahaman mengenai tujuan utama program tersebut.
“Kami sampaikan kepada siswa bahwa MBG bukan sekadar untuk kenyang, tetapi untuk memenuhi kebutuhan gizi. Menu yang diberikan sudah disusun oleh ahli,” terangnya.
Selama kurang lebih dua bulan pelaksanaan, pihak sekolah tidak menemukan kendala berarti, baik dari segi menu, pelayanan, maupun waktu distribusi. Makanan juga selalu tiba tepat waktu, yakni saat jam istirahat.
Saat ini, sebanyak 162 siswa dan 16 guru telah merasakan manfaat program MBG. Para guru juga mulai mendapatkan fasilitas yang sama.
Dalam pelaksanaannya, makanan biasanya tiba sekitar pukul 09.30 WITA. Wali kelas kemudian langsung membagikan makanan tersebut kepada siswa di masing-masing kelas.
“MBG datang sekitar jam 09.30, lalu wali kelas langsung membagikan kepada siswa,” jelasnya.
Ke depan, pihak sekolah berharap program ini terus berlanjut dengan peningkatan kualitas, terutama dalam variasi menu agar siswa tidak merasa bosan.
“Kami berharap program ini tetap berjalan ke depan. Variasi menu mungkin bisa ditingkatkan agar lebih beragam sesuai selera anak-anak,” pungkasnya. (*)
Tinggalkan Balasan