ARLINGTON, TEXAS, TADULAKO

Sebelum pertandingan krusial ini, Argentina memimpin Grup J dengan 6 poin dan selisih gol +5. Posisi kedua ditempati Austria dengan 3 poin (+2), disusul Aljazair dengan 1 poin (-3), dan Yordania di posisi buncit tanpa poin dengan selisih gol -4. Klasemen ini menunjukkan dominasi Argentina sepanjang fase grup.

Dalam pertandingan Yordania vs Argentina ini, kedua tim menghadapi masalah cedera. Jordan akan tanpa Ibrahim Sabra dari Lokomotiva Zagreb karena cedera pergelangan kaki, sementara Argentina kehilangan Leonardo Balerdi dari Marseille akibat cedera betis. Pelatih Argentina, Carlo Ancelotti, dipastikan melakukan rotasi skuad, bahkan Lionel Messi akan memulai laga dari bangku cadangan.

Yordania diperkirakan akan turun dengan formasi 3-4-2-1, mengandalkan Olwan dan Al Fakhouri di lini serang untuk mencoba menembus pertahanan Argentina. Sementara itu, Argentina akan menggunakan formasi 4-4-2 dengan Julián Álvarez dan Giovanni Simeone sebagai penyerang utama, memberikan kesempatan bagi pemain lapis kedua untuk menunjukkan kualitas mereka di laga Yordania vs Argentina ini.

Susunan pemain utama untuk pertandingan ini juga telah diumumkan. Jordan akan mengandalkan Abulaila di bawah mistar gawang, dengan Nasib, Al Arab, dan Abu Dahab di lini belakang. Di kubu Argentina, Emiliano Martínez akan menjaga gawang, didampingi oleh duet bek tengah Otamendi dan Senesi. Pertarungan Yordania vs Argentina ini menjanjikan dinamika yang menarik.

“Messi akan memulai dari bangku cadangan. Kami ingin menjaga kebugaran tim jelang babak gugur,” kata Carlo Ancelotti, Pelatih Argentina.

“Saya siap membantu tim kapan pun dibutuhkan. Fokus kami adalah lolos lebih jauh,” kata Lionel Messi, Kapten Argentina.

“Kami tahu Argentina tim besar, tapi kami ingin menutup turnamen dengan kebanggaan,” kata Hussein Ammouta, Pelatih Jordan.

Analisis menunjukkan bahwa Argentina akan memanfaatkan laga ini untuk menjaga kebugaran para pemain inti dan memberikan jam terbang kepada pemain pelapis. Hasil imbang pun sudah cukup bagi Argentina untuk tetap menjadi juara grup. Di sisi lain, Yordania, meskipun telah tersingkir, akan menjadikan pertandingan melawan juara dunia sebagai ajang pembuktian dan berusaha meraih hasil positif untuk kehormatan. Disiplin bertahan akan menjadi kunci bagi skuad asuhan Hussein Ammouta.

Pertandingan ini akan disiarkan langsung pada Minggu, 28 Juni 2026, pukul 10.00 WIB, dan dapat disaksikan melalui live streaming resmi TVRI.