BOSTON, TADULAKO – Laga sengit perempat final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan timnas Prancis dan Maroko di Boston Stadium pada Jumat, 10 Juli pukul 03.00 WIB. Pertarungan ini menjadi ajang krusial bagi kedua tim untuk memperebutkan tiket semifinal, di mana rekor pertemuan Prancis vs Maroko menjadi sorotan utama.
Menjelang duel akbar ini, Les Bleus, julukan timnas Prancis, datang dengan catatan impresif melawan Singa Atlas. Dari enam pertemuan sebelumnya, Prancis berhasil memenangkan empat laga dan dua kali imbang, menjadikan Les Bleus tim yang belum terkalahkan secara resmi dari Maroko. Kondisi ini menambah ketegangan jelang duel Prancis vs Maroko.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di semifinal Piala Dunia 2022, di mana Prancis unggul 2-0. Rekor ini tentu memberikan kepercayaan diri bagi pasukan Didier Deschamps, namun sekaligus memicu semangat balas dendam bagi skuad Maroko yang berambisi tampil lebih baik.
Timnas Prancis menunjukkan performa meyakinkan sepanjang Piala Dunia 2026. Mereka menyapu bersih fase grup, mengalahkan Swedia di babak 32 besar, dan menyingkirkan Paraguay 1-0 di babak 16 besar berkat penalti Kylian Mbappé. Produktivitas gol Prancis yang tinggi dengan hanya kebobolan dua gol, menjadi indikator kekuatan mereka.
Selain Mbappé yang telah mencetak 7 gol, Prancis juga mengandalkan talenta seperti Ousmane Dembélé, Michael Olise, dan Bradley Barcola untuk membongkar pertahanan lawan. Para pemain kunci ini diprediksi akan menjadi motor serangan Les Bleus dalam menghadapi Maroko dan pertahanan ketat mereka.
Di sisi lain, Maroko tampil sebagai kuda hitam yang patut diperhitungkan. Mereka melewati fase grup dengan hasil imbang melawan Brasil, serta kemenangan atas Skotlandia dan Haiti. Perjalanan Maroko berlanjut dengan menyingkirkan Belanda melalui adu penalti dan menggilas Kanada 3-0 di babak 16 besar.
Maroko datang ke perempat final dengan catatan fantastis: 34 laga tak terkalahkan sejak Agustus 2025. Kapten Achraf Hakimi bersama Azzedine Ounahi dan Soufiane Rahimi menjadi tumpuan utama pelatih Mohamed Ouahbi untuk meredam dominasi Prancis dan menjaga tren positif mereka. Tekanan ada pada kedua kubu dalam pertandingan Prancis vs Maroko ini.
Analisis pertandingan menunjukkan Prancis kemungkinan besar akan mengandalkan serangan balik cepat, memanfaatkan kecepatan para penyerangnya. Data dari Opta menunjukkan Prancis memiliki 18 serangan langsung, tertinggi di turnamen, dengan Kylian Mbappé sebagai ancaman utama. Ini akan menjadi strategi penting dalam duel Prancis vs Maroko.
Sementara itu, Maroko diperkirakan akan fokus pada penguasaan bola dan pressing tinggi untuk mengganggu ritme permainan Prancis. Organisasi pertahanan yang solid dari Maroko dapat menjadi kunci untuk membuat Prancis kesulitan menciptakan peluang emas, menjadikan pertahanan Maroko tantangan berat bagi serangan Prancis.
Kunci duel di pertandingan ini akan terletak pada pertarungan individu, terutama antara Mbappé dan Hakimi di sisi kanan, serta perebutan lini tengah antara Azzedine Ounahi/Granit Xhaka dan Adrien Rabiot/Manu Koné. Semua mata akan tertuju pada bagaimana strategi kedua pelatih terimplementasi dalam laga Prancis vs Maroko kali ini.
Tinggalkan Balasan